Mengatasi Jerawat dengan Lemon: Fakta atau Mitos?


Jerawat adalah masalah kulit yang seringkali membuat kita merasa tidak percaya diri. Banyak orang mencari cara untuk mengatasi jerawat, salah satunya dengan menggunakan lemon. Tapi, apakah benar lemon bisa menjadi solusi untuk jerawat, atau hanya sekadar mitos belaka?

Menurut dr. Sari Dewi, seorang ahli dermatologi dari Rumah Sakit Pusat Pertamina, menggunakan lemon untuk mengatasi jerawat memang memiliki dasar ilmiah. “Lemon mengandung asam sitrat yang dapat membantu mengeringkan jerawat dan mengurangi peradangan pada kulit,” ujarnya.

Namun, dr. Sari juga menekankan bahwa penggunaan lemon tidaklah cocok untuk semua jenis kulit. “Kulit yang sensitif atau kering mungkin akan merasa iritasi jika menggunakan lemon secara langsung,” tambahnya.

Untuk mengatasi jerawat dengan lemon, dr. Sari menyarankan agar lemon diencerkan terlebih dahulu dengan air sebelum dioleskan ke kulit. “Selain itu, pastikan untuk menggunakan pelembap setelah mengaplikasikan lemon agar kulit tetap terhidrasi,” paparnya.

Meski demikian, tidak semua ahli dermatologi setuju dengan penggunaan lemon untuk jerawat. Menurut dr. Adi Kusumo, seorang dokter kulit dan kecantikan, penggunaan lemon bisa justru membuat jerawat semakin meradang. “Lemon memiliki pH yang rendah, sehingga bisa mengganggu keseimbangan pH kulit dan memicu jerawat,” ungkapnya.

Jadi, apakah mengatasi jerawat dengan lemon merupakan fakta atau mitos? Menurut dr. Sari, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter kulit sebelum mencoba metode ini. “Setiap kulit memiliki kondisi yang berbeda, jadi penting untuk mendapatkan saran yang sesuai dengan kondisi kulit Anda,” tutupnya.

Jadi, sebelum mencoba mengatasi jerawat dengan lemon, pastikan untuk memperhatikan kondisi kulit Anda terlebih dahulu. Konsultasikan dengan ahli dermatologi agar mendapatkan perawatan yang tepat. Jerawat memang bisa diatasi, tetapi pastikan untuk melakukannya dengan cara yang aman dan efektif.